Seksi LPJU

DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BANYUMAS

LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM KABUPATEN BANYUMAS

Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) merupakan salah satu prasarana pelengkap jalan/lingkungan yang merupakan tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Disadari penerangan jalan umum memiliki peran sangat penting guna meningkatkan meningkatkan keamanan, kenyamanan pengguna jalan dan lingkungan, keindahan serta membantu lalu lintas barang dan jasa.

Dalam pengelolaan PJU, Pemerintah Daerah berkoordinasi dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) selaku pemasok aliran energi listrik dan Pemerintah Daerah melakukan perencanaan, pengembangan, pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan serta pengawasan PJU dengan biaya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Derah (APBD) dimana salah satu sumber pemasukannya berasal dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Dasar hukum untuk pelaksanaan PPJ adalah Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Setiap bangunan yang sudah dialiri listrik dan mempunyai KWh metermerupakan pelanggan PT. PLN (Persero) yang secara langsung menjadi wajib pajak dan dikenakan tarif PPJ dalam setiap transaksi pembelian atau pembayaran reknening listrik sebesar 9% (sembilan persen). Hal ini sesuai dengan Pasal 4 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2010 tentang Jenis Pajak Daerah yang dipungut berdasarkan Penetapan Kepala Daerah atau Dibayar Sendiri oleh Wajib Pajak. PPJ yang dibayar sendiri oleh wajib pajak tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan Pemerintah Daerah yang selanjutnya digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana di daerah dan salah satunya untuk pengelolaan PJU. Tahun 2016 jumlah PPJ yang diterima Pemerintah Kabupaten Banyumas per tahun sekitar Rp. 49.511.254.171,00 (Empat puluh sembilan milyar lima ratus sebelas juta dua ratus lima puluh empat ribu seratus tujuh puluh satu rupiah).

Hingga saat ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas pada Seksi PJU melakukan pengelolaan PJU dengan jumlah lampu kurang lebih 15.500 titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyumas pada ruas-ruas Jalan Nasional, Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten. Jumlah KWh meter sebagai alat ukur pemakaian energi lampu sebanyak 1.075 unit dengan total jumlah tagihan rekening listrik per bulan rata-rata Rp. 2.200.000.000(Dua milyar dua ratus juta rupiah).