Dilarang Putar Balik Sering Diabaikan

Dilarang Putar Balik Sering Diabaikan

Pengendara motor dan mobil yang melintasi Jalan Jensud kerap melanggar rambu larangan memutar balik. Padahal tindakan ini selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Bahkan, dari pantauan Radar Banyumas, dalam beberapa waktu saja, sudah ada puluhan motor dan mobil yang melanggar rambu tersebut. “Waktu siang hingga malam hari menjadi saat paling banyak pelanggaran terjadi. Kalau pagi soalnya ada polisi jadinya tidak ada yang melanggar,” kata salah satu pedagang di kawasan tersebut. Meskipun sangat berbahaya karena melanggar rambu, sejauh ini belum pernah ada kecelakaan yang disebabkan pengendara nekat memutar balik. Woyo salah satu warga sekitar menuturkan pengendara motor menjadi yang paling sering melanggar rambu tersebut. Banyak hal menjadi alasan pengguna jalan yang menerobos rambu tersebut. Dari hasil penelusuran Radar Banyumas, karena menyingkat waktu dan tak memutar menjadi alasan paling banyak disampaikan. “Soalnya praktis dan cepet, saya dari arah barat kan mau ke Rita. Jadi kalo muternya di depan kejauhan, muter lewat yang depan Rita aja tadi,” kata Bella salah satu pengendara roda dua yang melanggar rambu larangan memutar balik. Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas melalui Kabid Plt Prasarana Lalu Lintas Hermawan menegaskan terkait pelanggaran diluar wewenang Dinhub. “Itu adalah tugas Polisi. Kami hanya memfasilitasi dan menghimbau untuk taat aturan lewat rambu – rambu yang dipasang,” tuturnya. (aam)

Sumber: https://radarbanyumas.co.id/dilarang-putar-balik-sering-diabaikan/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Related Posts

Komentar